Mengatasi Isu-Isu Menantang Terkait Air

Posted: 09-08-2021


Mengatasi Isu-Isu Menantang Terkait Air

Untuk meningkatkan kesadaran mengenai praktik yang baik dalam pengelolaan air di tingkat wilayah operasinal dan daerah tangkapan air, publikasi ini menampilkan inisiatif yang dipimpin oleh PT Coca-Cola Indonesia, PT Danone Indonesia, PT Multi Bintang Indonesia, PT Nestlé Indonesia dan Global Water Partnership Southeast Asia,anggota-anggota Koalisi Air Indonesia, yang sudah kami siapkan. Project ini berfokus pada lima keluaran-keluaran penatalayanan air, sebagaimana ditetapkan dalam AWS Standard V2.0.

Indonesia, meskipun merupakan negara kaya akan sumber daya air, mengalami peningkatan kelangkaan air. World Bank Policy Note Indonesia Vision 2045: Towards Water Security tahun 2021 menyatakan bahwa kebutuhan negara akan air terus meningkat 31 persen antara 2015 dan 2045 di bawah kekuatan demografis dan ekonomi. Pada tahun 2045, 31 dari 128 DAS diperkirakan akan menghadapi defisit pasokan-kebutuhan air dan hampir dua pertiga (67%) dari produk domestik bruto (PDB) negara diperkirakan dihasilkan di DAS yang sangat langka akan air ini, terutama pada Pulau Jawa.

Pengambilan air tanah yang berlebihan telah menguras akuifer di sekitar kota-kota utama dan menyebabkan penurunan permukaan tanah yang meluas dan akibatnya meningkatkan kerentanan terhadap banjir. Ada kebutuhan mendesak untuk bertindak terhadap air. Sektor swasta terkemuka menerapkan cara untuk mengambil tindakan untuk mengurangi risiko terkait air, meningkatkan ketahanan bisnis, dan meningkatkan reputasi mereka sebagai pengelola air yang baik. Namun, tindakan seringkali masih dilakukan secara individual, tersebar dan dampak dalam skala kurang. Terutama di bawah kondisi COVID-19, hal ini lebih penting dari sebelumnya untuk memastikan akses yang layak ke air sebagai langkah pertahanan pertama.

Koalisi Air Indonesia yang didirikan pada Januari 2021 hanya berfokus pada hal: mempromosikan aksi bersama untuk air di tingkat daerah tangkapan air. Koalisi bertujuan untuk membangun gerakan yang dipimpin oleh sektor swasta, dengan kapasitas dan komitmen untuk mengambil tindakan dan berkontribusi terhadap tantangan-tantangan air yang kompleks di Jawa. Anggotanya saat ini adalah Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Global Water Partnership Southeast Asia, PT Coca-Cola Indonesia, PT Unilever Indonesia, PT LÓreal Indonesia, PT Multi Bintang Indonesia, PT Nestlé Indonesia, PT Danone Indonesia dan Yayasan Aliansi Wali Sumber Daya Air Indonesia (AWS Indonesia).

Anggota Koalisi Air Indonesia memiliki tujuan bersama untuk secara aktif bekerja menuju ketahanan air dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan melalui aksi kolektif di DAS Jawa Barat. Koalisi bertujuan untuk membangun gerakan yang dipimpin oleh sektor swasta, dengan kapasitas dan komitmen untuk mengambil tindakan dan berkontribusi terhadap tantangan air yang kompleks di Jawa. Ini bertujuan untuk menciptakan platform untuk kolaborasi dan memicu partisipasi pengguna air lainnya.

Unduh Buklet Praktik yang Baik di sini.